masa SD: pawai obor sambil takbir keliling kampung...
masa SMP: takbiran keliling pake mobil pick up keliling kota Slawi...
masa SMA: takbiran di masjid sekolah sambil mempersiapkan acara penyembelihan kurban buat besok harinya...
masa kuliah: takbiran sambil mengecat jalan salemba raya untuk dijadikan shaf shalat ied...
masa koass: ga takbiran karena pas dapat giliran jaga...
masa PTT: liat takbir keliling di "kota" Labuha sebagai hiburan....
masa sekarang: takbiran pelan2 di rumah sambil menidurkan putri kecilku tersayang....
every time in my life is an unforgetable momment... :-).
Happy Iedul Adha 1431 H.
medz2k
inilah saya bersama teman-teman seperjuangan
Rabu, 17 November 2010
Selasa, 09 November 2010
Stevi G
He was grown up at Merseyside, Liverpool, made him to be a true liverpudlian since his childhood. Neither like Jamie Carragher, Michael Owen, nor Robbie Fowler which been Everton's fans in their childhood.↲He joined with Liverpool since still at elementary school as a trainee. Stevie G then reached his dream to made his debute as substitute against Blackburn Rovers on November 30th, 1998.↲Captain band in his left arm show the important rule and position of Gerrard in the Liverpool squad. He also gave Champion League trophy for this club.↲There is just a little world class footballer who has a loyality to play just for one club along his carier like him.↲'he is the captain. He is the generator and motivator team. He is the lovely player of Liverpudlian. And his name is Steven Gerrard!
Ternyata Mbah Maridjan..... Aku kecewa... (sebagai ralat atas tulisan sebelumnya)
Melalui catatan ini saya meralat apa yang saya tulis sebelumnya yg saya juduli "Mbah Maridjan Muslim Sejati bukan Kejawen". Saya meralatnya setelah mendapatkan info dari saudara saya tentang Mbah Maridjan dan ternyata sangat bertolak belakang dengan apa yg saya tulis di tulisan tersebut.Diantara info-info tersebut adalah:
1. Ternyata saat Mbah Maridjan meninggal dan ditemukan jasadnya dalam keadaan sujud tidak menghadap kiblat melainkan menghadap Keraton. Dan ini diperkirakan bukan dalam keadaan shalat tetapi sujud kepada keraton atau entah sultan atau siapa saya sendiri tidak tahu pasti.
2. Menurut sumber yang saya dapat kemudian mengatakan bahwa mbah Maridjan selalu mengadakan ritual Merapi yang tentunya ini adalah bagian dari perbuatan Syirik dan bukan prilaku Muslim Sejati.
3. Alwala' yang saya maksudkan dalam tulisan saya tersebut memang yang saya maksud kepada Allah dan bukan kepada selain Allah termasuk Sultan. Jikalau pada kenyataannya Mbah Maridjan wala' (loyal)nya kepada Sultan dan tidak kepada Allah swt tentunya ini salah.
Atas kesalahan-kesalahan tersebut saya meralatnya jikalau memang sumber itu lebih benar adanya. Dan demi menghindari pemberitaan dan pendapat yang menyesatkan saya mendelete tulisan saya sebelumnya, terlepas entah kabar atau info yang saya terima ini benar atau salah. Buat sahabat dan saudaraku yang sudah memberikan masukan dan koreksi saya sanagt berterimakasih. Atas semua kesalahan saya mohon maaf dan saya Mohon Ampun pada Allah swt, sang maha pengampun dan penyayang. Sungguh amat sedikit ilmu yang ada di diri ini.
Alhaqqu min robbikum.. Sungguh kebenaran hanya dari Allah swt, dan kesalahan dari saya pribadi sebagai makhluk yang dhaif...
wa'llahu a'lam bishshawab...
1. Ternyata saat Mbah Maridjan meninggal dan ditemukan jasadnya dalam keadaan sujud tidak menghadap kiblat melainkan menghadap Keraton. Dan ini diperkirakan bukan dalam keadaan shalat tetapi sujud kepada keraton atau entah sultan atau siapa saya sendiri tidak tahu pasti.
2. Menurut sumber yang saya dapat kemudian mengatakan bahwa mbah Maridjan selalu mengadakan ritual Merapi yang tentunya ini adalah bagian dari perbuatan Syirik dan bukan prilaku Muslim Sejati.
3. Alwala' yang saya maksudkan dalam tulisan saya tersebut memang yang saya maksud kepada Allah dan bukan kepada selain Allah termasuk Sultan. Jikalau pada kenyataannya Mbah Maridjan wala' (loyal)nya kepada Sultan dan tidak kepada Allah swt tentunya ini salah.
Atas kesalahan-kesalahan tersebut saya meralatnya jikalau memang sumber itu lebih benar adanya. Dan demi menghindari pemberitaan dan pendapat yang menyesatkan saya mendelete tulisan saya sebelumnya, terlepas entah kabar atau info yang saya terima ini benar atau salah. Buat sahabat dan saudaraku yang sudah memberikan masukan dan koreksi saya sanagt berterimakasih. Atas semua kesalahan saya mohon maaf dan saya Mohon Ampun pada Allah swt, sang maha pengampun dan penyayang. Sungguh amat sedikit ilmu yang ada di diri ini.
Alhaqqu min robbikum.. Sungguh kebenaran hanya dari Allah swt, dan kesalahan dari saya pribadi sebagai makhluk yang dhaif...
wa'llahu a'lam bishshawab...
Langganan:
Postingan (Atom)
